Kamis, 26 Juni 2014

Awal Puasa Ditetapkan HARI INI Jumat, 27/06/2014 - 09:07:04 WIB

Pemerintah Indonesia akan menggelar sidang itsbat penentuan awal bulan Ramadan tahun 1435H/2014M pada hari ini, Jumat (27/6/2014). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sidang itsbat tidak disiarkan langsung oleh stasiun televisi.

Sidang itsbat akan dilaksanakan secara tertutup di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta. Namun, hasil sidang yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat akan disampaikan melalui konferensi pers secara terbuka, seusai pelaksanaan sidang.

"Banyak masukan yang datang ke kami yang menyarankan sebaiknya proses diskusi dalam sidang itsbat tidak perlu ditayangkan secara langsung melalui televisi," kata Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Menag, pembahasan dalam proses sidang isbat itu menyangkut hal yang sangat teknis terkait penentuan awal bulan, ilmu perbintangan dan teknis hisab-rukyat yang belum tentu bisa dipahami oleh masyarakat, apalagi jika tidak mengikutinya secara utuh. Hal ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

"Ketidakpahaman ini bisa menimbulkan kesalahpahaman. Karenanya banyak masukan agar proses diskusi tidak perlu ditayangkan secara langsung," papar Menag, seperti dilansir setkab.go.id.

Rencananya, sidang akan digelar dengan mengundang seluruh ormas Islam. Sidang bakal dilakukan dalam tiga sesi di tiga ruangan yang berbeda di Gedung Kemenag di Jakarta.

Sesi pertama, yakni pra sidang itsbat sekitar pukul 16.00-17:45 WIB, yang merupakan sesi pemaparan mengenai posisi hilal di Indonesia secara astronomis. Dalam sesi ini akan disampaikan oleh Prof Thomas Djamaludin (LAPAN) dan Cecep Nurwendaya (Badan Hisab Rukyat).

Kedua, sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal pukul 18.30-19.30 WIB. Selepas Magrib berjamaah, sidang itsbat dilakukan dengan mendengarkan laporan hasil rukyatul hilal dari para anggota Tim Hisab-Rukyat Kementerian Agama yang melakukan pemantauan hilal di berbagai titik lokasi pengamatan dari seluruh Indonesia.

Setelah mendengarkan laporan, sidang dilanjutkan dengan pembahasan hasil rukyatul hilal untuk mengambil keputusan. Sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal dilakukan secara tertutup.

Ketiga, sesi pasca sidang itsbat/konferensi pers pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Keputusan yang disepakati dalam sidang itsbat akan disampaikan secara luas kepada masyarakat oleh Menag, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), didampingi Sekjen Kemenag dan Dirjen Bimas Islam.

Sumber : Detik - See more at: http://www.halloriau.com/read-hallo-indonesia-48864-2014-06-27-hari-ini-awal-puasa-ditetapkan.html#sthash.D9NFZwt7.dpuf
Pemerintah Indonesia akan menggelar sidang itsbat penentuan awal bulan Ramadan tahun 1435H/2014M pada hari ini, Jumat (27/6/2014). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sidang itsbat tidak disiarkan langsung oleh stasiun televisi.

Sidang itsbat akan dilaksanakan secara tertutup di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta. Namun, hasil sidang yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat akan disampaikan melalui konferensi pers secara terbuka, seusai pelaksanaan sidang.

"Banyak masukan yang datang ke kami yang menyarankan sebaiknya proses diskusi dalam sidang itsbat tidak perlu ditayangkan secara langsung melalui televisi," kata Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Menag, pembahasan dalam proses sidang isbat itu menyangkut hal yang sangat teknis terkait penentuan awal bulan, ilmu perbintangan dan teknis hisab-rukyat yang belum tentu bisa dipahami oleh masyarakat, apalagi jika tidak mengikutinya secara utuh. Hal ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

"Ketidakpahaman ini bisa menimbulkan kesalahpahaman. Karenanya banyak masukan agar proses diskusi tidak perlu ditayangkan secara langsung," papar Menag, seperti dilansir setkab.go.id.

Rencananya, sidang akan digelar dengan mengundang seluruh ormas Islam. Sidang bakal dilakukan dalam tiga sesi di tiga ruangan yang berbeda di Gedung Kemenag di Jakarta.

Sesi pertama, yakni pra sidang itsbat sekitar pukul 16.00-17:45 WIB, yang merupakan sesi pemaparan mengenai posisi hilal di Indonesia secara astronomis. Dalam sesi ini akan disampaikan oleh Prof Thomas Djamaludin (LAPAN) dan Cecep Nurwendaya (Badan Hisab Rukyat).

Kedua, sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal pukul 18.30-19.30 WIB. Selepas Magrib berjamaah, sidang itsbat dilakukan dengan mendengarkan laporan hasil rukyatul hilal dari para anggota Tim Hisab-Rukyat Kementerian Agama yang melakukan pemantauan hilal di berbagai titik lokasi pengamatan dari seluruh Indonesia.

Setelah mendengarkan laporan, sidang dilanjutkan dengan pembahasan hasil rukyatul hilal untuk mengambil keputusan. Sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal dilakukan secara tertutup.

Ketiga, sesi pasca sidang itsbat/konferensi pers pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Keputusan yang disepakati dalam sidang itsbat akan disampaikan secara luas kepada masyarakat oleh Menag, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), didampingi Sekjen Kemenag dan Dirjen Bimas Islam.

Sumber : Detik
- See more at: http://www.halloriau.com/read-hallo-indonesia-48864-2014-06-27-hari-ini-awal-puasa-ditetapkan.html#sthash.D9NFZwt7.dpuf
Pemerintah Indonesia akan menggelar sidang itsbat penentuan awal bulan Ramadan tahun 1435H/2014M pada hari ini, Jumat (27/6/2014). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sidang itsbat tidak disiarkan langsung oleh stasiun televisi.

Sidang itsbat akan dilaksanakan secara tertutup di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta. Namun, hasil sidang yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat akan disampaikan melalui konferensi pers secara terbuka, seusai pelaksanaan sidang.

"Banyak masukan yang datang ke kami yang menyarankan sebaiknya proses diskusi dalam sidang itsbat tidak perlu ditayangkan secara langsung melalui televisi," kata Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Menag, pembahasan dalam proses sidang isbat itu menyangkut hal yang sangat teknis terkait penentuan awal bulan, ilmu perbintangan dan teknis hisab-rukyat yang belum tentu bisa dipahami oleh masyarakat, apalagi jika tidak mengikutinya secara utuh. Hal ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

"Ketidakpahaman ini bisa menimbulkan kesalahpahaman. Karenanya banyak masukan agar proses diskusi tidak perlu ditayangkan secara langsung," papar Menag, seperti dilansir setkab.go.id.

Rencananya, sidang akan digelar dengan mengundang seluruh ormas Islam. Sidang bakal dilakukan dalam tiga sesi di tiga ruangan yang berbeda di Gedung Kemenag di Jakarta.

Sesi pertama, yakni pra sidang itsbat sekitar pukul 16.00-17:45 WIB, yang merupakan sesi pemaparan mengenai posisi hilal di Indonesia secara astronomis. Dalam sesi ini akan disampaikan oleh Prof Thomas Djamaludin (LAPAN) dan Cecep Nurwendaya (Badan Hisab Rukyat).

Kedua, sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal pukul 18.30-19.30 WIB. Selepas Magrib berjamaah, sidang itsbat dilakukan dengan mendengarkan laporan hasil rukyatul hilal dari para anggota Tim Hisab-Rukyat Kementerian Agama yang melakukan pemantauan hilal di berbagai titik lokasi pengamatan dari seluruh Indonesia.

Setelah mendengarkan laporan, sidang dilanjutkan dengan pembahasan hasil rukyatul hilal untuk mengambil keputusan. Sesi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal dilakukan secara tertutup.

Ketiga, sesi pasca sidang itsbat/konferensi pers pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Keputusan yang disepakati dalam sidang itsbat akan disampaikan secara luas kepada masyarakat oleh Menag, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), didampingi Sekjen Kemenag dan Dirjen Bimas Islam.

Sumber : Detik
- See more at: http://www.halloriau.com/read-hallo-indonesia-48864-2014-06-27-hari-ini-awal-puasa-ditetapkan.html#sthash.D9NFZwt7.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

animasi bergerak gif