Minggu, 29 Juni 2014

Tak Terima Peliharan Disakiti, Polisi Aniaya dan Todongkan Senjata

PEKANBARU - Emosi karena hewan peliharaannya disakiti, seorang anggota polisi berinisial RH (30), yang berdinas di Polres Pelalawan tega menganiaya MS (30). Selain itu, RH juga diduga menodongkan senjata api kepada korban dan melakukan pengancaman. MS pun kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, Jumat (27/6/2014).

Kejadian bermula ketika korban dan dua temannya YZ dan RI tengah melakukan pembongkaran pasir di Perum Pelalawan Regency Kecamatan Pangkalan Kerinci. Tiba-tiba peliharaan pelaku menghampiri mereka dan mencoba untuk menggigit. Membela diri, lalu salah seorang saksi kemudian mengayunkan cangkul yang ia pegang ke arah binatang peliharaan pelaku ini.

Pada laporan yang diterima Polres Pelalawan yang diteruskan ke Polda Riau dijelaskan, kejadian sekitar pukul 19.30 Wib, dimana pelaku yang menyaksikan kejadian tersebut kemudian menghampiri korban dan saksi. Diceritakan, pelaku yang datang selanjutnya tersulut emosinya dan memarahi saksi. "Mau kau matikan anjing aku ya? Mau kupecahkan kepala mu?," bentak pelaku seperti yang ditirukan dalam laporannya.

Melihat kejadian tersebut, lalu korban mendatangi saksi dan pelaku, dengan niat hendak menanyakan permasalahnnya. Namun pelaku yang kepalang naik pitam ini justru melampiaskan kemarahanya kepada korban. Selanjutnya, pelaku yang diketahui beralamat di asrama polisi Polres Pelalawan ini pun mengeluarkan benda yang diduga senjata api dan mengarahkannya ke kepala korban.

Tak ingin berbuntut panjang, Korban pun mencoba meminta maaf kepada pelaku. Namun tersangka terus mendorong korban, dan sempat memukul wajah bagian kiri dan menendang bagian ulu hati korban. Didepan Dua orang saksi yang melihat kejadian ini, pelaku menganiaya korban sehingga korban mengalami memar pada tubuh dan wajah.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Senin (30/6/2014) membenarkan kejadian tersebut. Guntur mengatakan jika peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/6/2014) lalu, dan telah dilaporkan ke Polres Pelalawan.

"Polisi sudah meminta sejumlah keterangan dari korban dan beberapa orang saksi, dan kasus ini sudah ditangani oleh wilayah hukum Polres Pelalawan," pungkas Guntur.

Penulis   : Chairul Hadi
Editor     : Unik Susanti 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

animasi bergerak gif